Abstrak
Eksistensi koperasi wanita di Jawa Timur cukup signifikan walupun tidak
banyak Koperasi wanita yang besar, tetapi koperasi wanita mampu membantu
pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah nasional seperti, mengurangi
pengangguran, perbaikan kesehatan, peningkatan pendidikan dan mengatasi
masalah gender. Bertitik tolak dari pentingnya peran program koperasi wanita
pada peningkatan kesejahteraan perempuan dalam menghadapi masyarakat
ekonomi ASEAN di Jawa Timur maka beberapa pokok permasalahan yang
dibahas dalam kajian ini adalah kondisi eksisting program koperasi wanita pada
peningkatan kesejahteraan perempuan di Jawa Timur, faktor yang dapat
menghambat dan mendorong proses program koperasi wanita, dan strategi
optimalisasi peran program koperasi wanita pada peningkatan kesejahteraan
perempuan di Provinsi Jawa Timur.
Peningkatan Kesejahteraan Perempuan dalam Menghadapi Masyarakat
Ekonomi ASEAN di Jawa Timur meliputi 3 (tiga) Kabupaten/ Kota di Provinsi
Jawa Timur, yakni antara lain Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, dan
Kabupaten Banyuwangi. Untuk mengevaluasi kinerja program koperasi wanita
yang telah berjalan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, sementara untuk
mengetahui pemetaan strategis potensi dan kendala program koperasi wanita
menggunakan metode analisis SWOT. Sementara rekomendasi kebijakan bersifat
deskriptif kualitatif yang dikuantifikasikan dengan metode analisis Analytical
Hierarchy Process yang bertujuan untuk menangkap persepsi expertise mengenai
pengembangan program koperasi wanita.
Berdasarkan hasil kajian diperoleh hasil bahwa faktor pendorong proses
program koperasi wanita pada peningkatan kesejahteraan perempuan di Jawa
Timur diantaranya potensi sumberdaya yang dimiliki tiap daerah, kesesuaian
kebijakan koperasi wanita dengan tujuan pembangunan, dan kemampuan
koordinasi dengan anggota dan masyarakat. Sementara faktor penghambat proses
program koperasi wanita pada peningkatan kesejahteraan perempuan di Jawa
Timur yaitu pemahaman mengenai peran koperasi wanita, sikap egosentris
aparatur dalam pengembangan koperasi wanita, dan minimnya alokasi anggaran,
strategi optimalisasi peran program koperasi wanita pada peningkatan
kesejahteraan perempuan di Provinsi Jawa Timur dapat dilakukan dengan 4
(empat) aspek yaitu memperkuat kelembagaan, memperkuat manajemen koperasi
wanita, mempermudah mekanisme dan prosedur program koperasi wanita, dan
meningkatkan community based development.